Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar atau memakai kata “malaikat”. Ada lagu yang syairnya mengatakan: “Malaikat juga tahu, aku yang jadi juaranya….” Atau dalam percakapan sehari-hari, dengan maksud melucu kita katakan: “Iya sih… dia memang seperti malaikat.. tapi malaikat pencabut nyawa…” Ketika seorang cowok berhasil membantu kekasihnya, maka kekasihnya pun memuji: “Makasih ya, kamu memang benar-benar malaikat pelindungku…” Atau ketika menyatakan cintanya, si cowok mengatakan: “You are my angel in my heart….” Sadar atau tidak…
Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya, dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar. ” (Luk 9: 46 – 48) Siapakah yang terbesar? Yang paling kuat,…
Dunia kita adalah dunia yang sibuk. Kita selalu ingin sibuk atau paling tidak terlihat sibuk. Setiap kali kita mengatakan pada orang lain “Wah saya sibuk” kita seolah-olah mau mengatakan kepada orang lain bahwa hidup kita sungguh berhasil, karir kita maju pesat dan hidup kita merupakan sesuatu yang hebat dan berharga, dengan harapan orang lain akan menghargai kita, memandang kita sebagai orang yang berhasil. Hanyut dalam kesibukan seringkali membuat kita tidak menghayati hidup dengan sungguh baik.…
Bacaan Injil hari ini sangat pendek. Hanya menceritakan Herodes yang gundah gulana karena rumor yang beredar tentang Yesus. Ada yang mengatakan Yohanes telah bangkit dari mati, padahal telah ia penggal kepalanya. Ada yang bilang Elia datang kembali, atau salah seorang dari para nabi. Dia bertanya-tanya tentang Yesus. Mana kabar baiknya? Kabar baiknya adalah bahwa Herodes berusaha agar dapat bertemu dengan Yesus. Jika Herodes, penguasa Galilea, sangat ingin berjumpa dengan Yesus yang menurut rumor yang ia…
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. (Luk 9: 1) Kita tidak akan berkotbah, menyembuhkan dan mengusir roh-roh jahat di mana saja kita berada dan ke mana saja kita pergi kan? Bukankah itu kuasa dan panggilan khusus para rasul? Tentu kita juga dipanggil untuk berkotbah, menyembuhkan dan mengusir roh-roh jahat. Namun, kita dipanggil untuk melakukannya atas cara yang berbeda dengan para rasul. Saya…
Dilahirkan sebagai manusia belum tentu menjadikan seseorang “manusia”. Hanya kepedulian dan perhatian kepada sesama membuatnya sungguh-sungguh manusia. Menjadi seorang warga negara tertentu tidak menjadikan seseorang patriot sejati. Hanya perhatian terhadap apa yang dapat dilakukannya bagi negaranya dan hak-hak warga lainnya menjadikannya seorang patriot sejati. Demikian juga, menjadi anggota Gereja tidak otomatis membuat seseorang menjadi seorang Kristiani sejati; hidup serupa dengan Kristus yang membuatnya seorang Kristiani sejati. Yesus juga mengatakan hal yang sama tentang siapa saja…





