Perumpamaan tentang Perjamuan Besar adalah kecaman bagi para Ahli Taurat dan Farisi yang tidak menanggapi pewartaan Yesus. Karena obsesi mereka pada tradisi, adat, ritual dan hukum para ahli Taurat dan Farisi tidak dapat menemukan apa yang baik dari gerakan yang dimulai oleh Yesus. Malahan, mereka melihatnya sebagai ancaman bagi agama mereka. Seperti para tamu dalam perumpamaan memberikan pelbagai dalih untuk tidak menghadiri perjamuan itu, para ahli Taurat dan Farisi mempunyai pelbagai macam dalih untuk tidak…
Seorang Pastor selalu mengalami kesulitan untuk memarkir mobilnya di tempat yang disediakan baginya. Umat selalu memarkir kendaraan mereka di mana saja mereka suka, termasuk tempat parkir Pastor. Meskipun di tempat itu sudah ditulis “Reserved” tetap saja tempat itu dipakai. Kemudian, dia berpikir, barangkali tanda atau tulisan itu kurang jelas. Maka dia membuat tanda yang baru: “Hanya untuk mobil Pastor.” Tetapi tetap saja tanda itu dipindahkan dan orang memakai tempat itu. “Mungkin kata-katanya harus lebih keras…
Tiga orang ibu sedang ngerumpi. Mereka sedang membicarakan anak-anak mereka dengan bangga. Ibu yang pertama bilang: “Anak saya baru saja diangkat jadi Vikjen. Jadi setiap orang sekarang menyapa Yang Terhormat Romo Vikjen…..” Ibu yang kedua juga membanggakan anaknya. “Wah, anak saya malah dipilih jadi Uskup. Jadi semua orang menyapanya Yang Mulia…” Ibu yang ketiga mulai berpikir, koq pada membanggakan anak-anak mereka yang punya jabatan tinggi ya…. Lalu ia bilang, “kalau anak saya sih waktu di…
Membaca kisah Injil hari ini, mita dapat dengan mudah melihat sikap para Farisi, bagaimana mereka menjebak Yesus; menunggu untuk menangkap-Nya melanggar hukum. “Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama,” (Luk 14: 1). Tujuan mereka yang sebenarnya adalah menangkap Yesus membuat kesalahan sehingga mereka dapat mendiskreditkan Dia. Mereka memperhatikan Yesus dengan seksama hingga tidak menyadari kehadiran sesamanya yang…
Hari ini, 2 November adalah Hari Raya Peringatan Arwah Semua Orang Beriman (Commemoratio omnium fidelium defunctorum). Secara historis, Abbas Odilo dari Cluny menetapkan perayaan ini di biara-biara Benediktin tahun 998. Ordo-ordo religius mengadopsi perayaan ini dan kemudian diikuti oleh berbagai keuskupan, serta secara bertahap diikuti pula oleh seluruh Gereja dan terus berlanjut sampai hari ini. Doa Offisi untuk orang-orang meninggal harus didoakan hari ini. Setiap imam diizinkan untuk mempersembahkan tiga misa hari ini. Gereja mengajarkan…
Gereja, sejak didirikan oleh Kristus, terus mengalami banyak penganiayaan sampai abad ke tiga. Dalam masa penganiayaan tersebut, para pengikut Kristus banyak yang lebih memilih menumpahkan darah mereka dari pada mengingkari imannya. Mereka ini lalu disebut para martir, sebuah istilah dari bangsa Yunani yang berarti saksi. Mereka memberikan kesaksian bahwa Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat manusia tidak hanya dengan perkataan tetapi sampai mengurbankan nyawa mereka. Orang-orang Kristiani lalu banyak berdatangan ke makam para martir untuk memberi…





