Tag

Refleksi

Browsing

Dalam bukunya, At Life’s Clsoe, Nathan C. Schaeffer mengatakan bahwa pada akhir hidup, pertanyaan yang diajukan kepada kita: bukan berapa banyak yang engkau dapatkan, tetapi berapa banyak yang telah engkau berikan; bukan berapa banyak yang engkau menangkan, tetapi berapa banyak yang telah engkau lakukan; bukan berapa banyak yang telah engkau simpan, tetapi berapa banyak yang telah engkau korbankan; berapa banyak engkau telah mengasihi dan melayani, bukan berapa banyak engkau dihormati. Hari ini Tuhan bersabda, “Jikalau…

“Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah,” (Luk 14: 15). Seperti orang yang mengucapkan kata-kata itu, kita juga berharap agar dapat ambil bagian dalam perjamuan Kerajaan Allah. Namun seperti apakah Kerajaan itu jika bukan persekutuan hidup dan kasih? Memang, kehidupan Kristiani dimaksudkan untuk menjadi bentuk awal dari Kerajaan tersebut. Kehidupan seperti itu mengandaikan keseimbangan, di mana ada waktu untuk makan, bekerja, bermain, beristirahat, membaca, berdoa, bersekutu, dst. Akan tetapi kita tahu, hidup tidak selalu…

MENGAPA ANDA MEMBERI? Mengapa kita memberi? Mengapa kita berbuat baik untuk orang lain? Sayangnya, motivasi kita tidak selamanya jernih dan baik, dan sayangnya, kita tidak selalu menyadari ketidakmurnian motivasi kita. Dalam Injil hari ini Yesus mengundang kita untuk secara khusus menyambut mereka yang kurang beruntung: orang-orang miskin, lumpuh, buta dsb sebab dengan demikian kita memberi tanpa mengharapkan imbalan. Sebab hanya dengan memberi kita bertumbuh menuju kepenuhan. Memberi membutuhkan pengorbanan. Namun memberi tidak akan memiskinkan kita,…

Seorang rahib berpuluh-puluh tahun mengharapkan bahwa Yesus menampakkan diri kepadanya. Pagi itu ia begitu khusyuk tenggelam dalam meditasinya. Rupanya apa yang diharapkannya selama berpuluh-puluh tahun itu kini terkabul. Tuhan menampakkan diri kepadanya. Namun, di tengah kekhusyukannya menikmati kehadiran Tuhan yang beigut mulia dalam penampakan kepadanya itu, bel komunitasnya berdering. Bel itu memberi tanda waktunya untuk memberi makan kepada orang-orang miskin. Kebetulan pagi itu adalah gilirannya untuk melayani orang-orang miskin. Ia tersentak dan hatinya bimbang. Haruskah…

Hari ini, 2 November adalah Hari Raya Peringatan Arwah Semua Orang Beriman (Commemoratio omnium fidelium defunctorum). Secara historis, Abbas Odilo dari Cluny menetapkan perayaan ini di biara-biara Benediktin tahun 998. Ordo-ordo religius mengadopsi perayaan ini dan kemudian diikuti oleh berbagai keuskupan, serta secara bertahap diikuti pula oleh seluruh Gereja dan terus berlanjut sampai hari ini. Doa Offisi untuk orang-orang meninggal harus didoakan hari ini. Setiap imam diizinkan untuk mempersembahkan tiga misa hari ini. Gereja mengajarkan…

Gereja, sejak didirikan oleh Kristus, terus mengalami banyak penganiayaan sampai abad ke tiga. Dalam masa penganiayaan tersebut, para pengikut Kristus banyak yang lebih memilih menumpahkan darah mereka dari pada mengingkari imannya. Mereka ini lalu disebut para martir, sebuah istilah dari bangsa Yunani yang berarti saksi. Mereka memberikan kesaksian bahwa Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat manusia tidak hanya dengan perkataan tetapi sampai mengurbankan nyawa mereka. Orang-orang Kristiani lalu banyak berdatangan ke makam para martir untuk memberi…