Remah Harian

YESUS, TUHANKU

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Jumat, 9 Juni 2023, Jumat Pekan Biasa IX
Bacaan: Tb 11: 5-14; Mzm 146:1,2abc,7,8-9a,9bc-10Mrk 12:35-37.

Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: “Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?” Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.”

(Mrk 12: 35 – 37)

Di antara orang-orang Yahudi, gelar yang paling umum untuk Mesias (Mashiach dalam bahasa Ibrani atau Kristos dalam bahasa Yunani yang berarti Yang Diurapi) adalah Anak Daud. Bacaan Injil hari ini tidak mudah untuk dipahami. Namun, Matius dan Lukas (Mat. 2:42-46, Luk. 20:42-44) menyebutkan hal ini, sehingga hal ini pastilah merupakan ajaran Yesus yang penting. Apa yang Dia coba sampaikan kepada kita?

Para ahli Kitab Suci mengatakan bahwa tujuan Yesus mengutip ayat Mazmur ini (110:1) adalah untuk menunjukkan kepada orang banyak dan orang-orang Farisi bahwa Mesias lebih dari sekadar keturunan Daud karena Daud menyebutnya sebagai “tuanku”. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Daud memandang Mesias sebagai Tuhan dan atasannya. Dan ini juga untuk menunjukkan bahwa superioritas-Nya, bahkan atas Daud, berasal dari asal usul-Nya yang ilahi. Daud membuktikan hal ini ketika ia memanggil Mesias dengan nama yang diperuntukkan bagi Yahweh, “tuanku”.

Apa artinya mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan? Kata “Tuhan” berarti ‘penguasa’ atau ‘raja’, orang yang kepadanya kita berpasrah diri.’ Tuhan atau tuan atas hidup kita adalah seorang yang kepadanya kita serahkan hidup kita seutuhnya.

Banyak hal – keinginan tak teratur, cinta akan uang, alkohol, obat-obatan terlarang, dan sebagainya, bisa menguasai kita. Namun, hanya satu Tuhan yang benar-benar bisa membebaskan kita untuk mencintai dan dicintai seperti yang Ia kehendaki sejak awal. Ketika kita mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, kita mengundang Dia untuk menjadi Raja di hati kita dan penguasa atas pikiran, relasi-relasi dan apa saja yang kita lakukan.

Apakah Yesus sungguh-sungguh menjadi Raja di hati Anda dan apakah Anda memberi ruang bagi-Nya untuk memerintah setiap bidang kehidupan Anda?

Biarlah Dia menjadi Tuhan dan Raja dalam hidup, pikiran, hati, rumah, relasi, pekerjaan dan apa saja yang kita lakukan.

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu,” (1 Tes 5: 18). Kristuslah andalan kita!

Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau adalah Mesias, Anak Daud dan Anak Allah. Engkaulah Tuhanku dan dengan sukarela aku menyerahkan diriku agar Engkau memerintah dalam hidupku. Jadilah Tuhan dan Raja dalam hidupku, pikiran, hati, rumah, hubungan, pekerjaan, dan semua yang aku lakukan. Amin.

Author

Write A Comment