Remah Harian

TUHAN BERAMBUT KERITING ATAU LURUS?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Sabtu, 6 Mei 2023, Sabtu Pekan Paskah IV
Bacaan: Kis. 13:44-52Mzm. 98:1,2-3b,3d-4Yoh. 14:7-14.

“Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa.”

(Yoh 14: 9)

Suatu hari Minggu, sesudah misa, saya masih memakai kasula dan bersama para petugas liturgi berarak menuju sakristi ketika seorang gadis kecil berlari mengejar, menggamit tangan saya, dan ingin bertanya sesuatu. Ia menengadah ingin menanyakan sesuatu. Saya menunduk dan bertanya kepada gadis kecil itu, “Mo tanya apa?” Kemudian di dekat telinga saya ia bertanya: “Pastor, Tuhan pu rambut keriting kah lurus?” Tanpa ragu saya menjawab: “Keriting, seperti ko punya.” Gadis kecil itu tersenyum, matanya berbinar-binar, kemudian berlari kecil menghampiri orang tuanya.

Banyak dari kita seperti gadis kecil itu. Mungkin kita tidak bertanya, Tuhan itu berambut keriting atau lurus, bermata hitam atau biru, tetapi bertanya: “Tuhan itu seperti apa?”

Dalam Injil hari ini Yesus berkata: “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa,” (Yoh 14: 9).

Yesus mengasihi. Lihat Ia yang lahir dalam segala kemiskinan di palungan Betlehem. Lihat Ia yang memberi makan mereka yang lapar, mengulurkan tangan menjamah mereka yang sakit dan cacat. Berdirilah di bawah salib dan lihatlah Dia yang memberikan nyawa-Nya karena kasih-Nya kepada anda. Ia menunjukkan kepada kita Allah yang Mahapengasih.

Lihatlah bagaimana Yesus meredakan badai, menyembuhkan segala penyakit, menggandakan roti untuk memberi makan ribuan orang. Ia memperlihatkan kepada kita kuasa Allah. Allah Mahakuasa dan Maha pemelihara.

Yesus mengampuni. Ingat perempuan yang berzina dan orang yang lumpuh sejak lahir? Ingat seruan Yesus di atas kayu salib: “Bapa, ampunilah mereka!” Allah Maharahim, Mahapengampun. Ia menyembuhkan lahir batin.

Sesudah kebangkitan, dalam tubuh-Nya yang mulia, Yesus menampakkan diri kepada para rasul, bahkan ketika pintu-pintu terkunci. Allah ada di mana-mana.

Entah Allah berambut keriting atau lurus, bermata biru atau hitam, kita tidak tahu. Yang kita tahu, Dia baik, Mahabaik, karena Yesus, Putera-Nya, amat baik.

Yesus baik bagimu, Yesus baik bagiku
Dulu s’karang dan selamanya Dia sungguh baik
Yesus baik bagimu, Yesus baik bagiku
Dulu s’karang dan selamanya Dia sungguh baik!

Author

Write A Comment