Remah Harian

TUHAN AJARLAH KAMI BERDOA

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Rabu, 11 Oktober 2023, Rabu Pekan Biasa XXVII
Bacaan: Yun. 4:1-11Mzm. 86:3-4,5-6,9-10Luk. 11:1-4.

Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

(Luk 11: 1 – 4)

Terkadang, mengulang-ulang doa atau bahkan hafal luar kepala dapat mengaburkan maknanya. Namun, dengan berhenti sejenak dan merenungkan doa “Bapa Kami”, kita dapat memilih hal-hal yang dapat kita resapkan dalam doa-doa kita masing-masing.

Yesus selalu menekankan dua perintah utama: mengasihi Allah dan sesama. Doa Bapa Kami menggabungkan kedua perintah ini dalam prioritas yang tepat.        

Doa ini bersifat komunal. Anda tidak dapat mendoakannya tanpa menyertakan orang lain. Ketika kita berkata, “Bapa Kami”, itu berarti kita menyertakan orang lain dalam doa kita.      

Namun doa ini juga bersifat pribadi. Ketika kita berkata, “Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami,” ini mencakup diri kita sendiri. Kita perlu mengampuni diri kita sendiri juga.    

Doa ini juga bersifat ekumenis. Bacalah dengan seksama. Tidak ada yang secara khusus Kristen atau bahkan Katolik dalam doa ini. Agama apa pun dapat mendoakannya tanpa menyinggung keyakinan mereka sendiri.        

Doa ini adalah sebuah hal yang bersifat kekeluargaan. Ketika kita ucapkan “Bapa,” kita menyatakan apa yang sering Allah tekankan kepada kita – bahwa kita adalah anak-anak Allah.      

Jadi dalam kehidupan doa kita, mari kita ingat pelajaran yang Yesus ajarkan kepada kita dan biarkan Allah mendekat kepada kita.

Barangkali ada orang yang paling menjengkelkan atau menyakiti hati Anda dalam minggu ini? Dapatkah Anda berdoa dengan tulus pada bagian yang mengatakan, “Ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami”?

Tuhan, saat kami belajar berdoa dari-Mu, berilah kami anugerah untuk merayakan pertumbuhan kami dan juga menerima dengan kerendahan hati hal-hal yang tidak kami sukai dari diri kami sendiri. Amin.

Author

Write A Comment