Remah Harian

SALIB

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Jumat, 17 Februari 2023, Jumat Pekan Biasa VI
Bacaan: Kej. 11:1-9Mzm. 33:10-11,12-13,14-15Mrk. 8:34-9:1.

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”

(Mrk 8: 34)

Apakah tanda kekristenan? Salib. Seperti bintang Daud adalah tanda bagi orang Yahudi, Salib adalah tanda semua orang Kristen. Agama kita dikenal sebagai agama salib. Hari ini Tuhan mengingatkan kita lagi tentang kenyataan itu, bahwa Salib dan Kekristenan harus selalu berjalan bersama. Ia sendiri berkata, barang siapa mau mengikuti-Nya, maka ia harus menyangkal diri dan memikul salib.

Apa itu salib kehidupan? Bagi kebanyakan dari kita, ketika sesuatu menyakitkan, berat, dan menyebabkan kita menderita, kita menyebutnya salib. Benarkah demikian?

Salib dan penderitaan tidak menjadikan seseorang Kristen. Hal terpenting dari Salib bukanlah bahwa itu menyebabkan rasa sakit, bukan bahwa hal itu menyebabkan penderitaan. Hal terpenting dari Salib adalah memberikan kehidupan kepada orang lain. Ketika penderitaan kita tidak memberi hidup kepada orang lain, itu bukan Salib Kristus. Ketika rasa sakit tidak membawa kehidupan kepada orang lain, itu bukan Salib Kristus karena Salib Kristus selalu memberikan kehidupan. Salib Kristus selalu menuntun pada kebangkitan.

Ketika kita menyebut Salib hanya sebagai rasa sakit; ketika kita menyebut salib hanya sebagai penderitaan; ketika kita menyebut salib hanya sebagai masalah, itu adalah pemahaman tidak benar tentang salib. Salib harus memberikan kehidupan kepada orang lain. Dengan kata lain, setiap kali kita menjalani kehidupan dengan baik, bahkan jika tidak ada rasa sakit, itu adalah salib. Setiap kali kita menjadi sarana kehidupan, penghiburan dan harapan bagi orang lain, bahkan jika itu tidak menyebabkan kita menderita, semua itu dapat disebut salib. Salib adalah berkat. Salib adalah kehidupan. Itulah yang diajarkan Kristus kepada kita hari ini.

Ketika Tuhan berkata dalam Injil: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku,” (Mrk 8: 34) yang Dia maksudkan bukan hanya menanggung rasa sakit dan penderitaan kita setiap hari. Maksudnya adalah memberi hidup kepada orang lain setiap saat. Itulah cara untuk mengikuti Yesus. Berikan penghiburan dan harapan kepada orang lain setiap saat. Itulah cara untuk mengikuti Dia.

Setiap kali kita membuat Tanda Salib, kita diberkati. Setiap kali kita membuat tanda Salib, kita masuk ke dalam kehidupan. Setiap kali kita membuat tanda Salib pada diri kita sendiri, kita merayakan kehidupan. Bagian terpenting dari Salib adalah cinta dan kehidupan.

Mari menyangkal diri, memikul Salib dan mengikuti Kristus.

Tuhan Yesus, aku ingin mengikuti Engkau sebagai murid-Mu. Dengan sukacita aku persembahkan segala yang kumiliki. Dengan gembira kupikul salib dan kuikuti Engkau. Ambillah dan gunakanlah hidupku sebagai kurban yang berkenan dan sebagai pujian bagi kemuliaan-Mu. Amin.

Author

Write A Comment