Remah Harian

PERGILAH, JADIKANLAH SEMUA BANGSA MURID-KU!

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Kamis, 18 Mei 2023, Hari Raya Kenaikan Tuhan
Bacaan: Kis. 1:1-11Mzm. 47:2-3,6-7,8-9Ef. 1:17-23Mat. 28:16-20.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

(Mat 28: 19 – 20)

Dalam Injil terdapat perumpamaan tentang seorang tuan yang bepergian cukup lama dan memberikan tanggungjawab kepada hamba-hamba untuk mengelola harta kekayaannya sampai ia kembali. Pada hari Raya Kenaikan Tuhan, perumpamaan itu menjadi kenyataan. Yesus pergi kepada Bapa di Surga dan meninggalkan para murid-Nya tanggungjawab atas kerajaan-Nya hingga Ia datang kembali dalam kemuliaan.

Semua Injil, kecuali Injil Yohanes, berakhir dengan peristiwa “keberangkatan” Yesus. Kitab Suci tidak fokus pada penggambaran detil suatu peristiwa tetapi pada kata-kata terakhir Yesus kepada para murid-Nya. Pada kenyataannya, kenaikan Yesus secara fisik hanya dikisahkan oleh Lukas. Lukas juga yang menulis Kisah Para Rasul yang kita baca dalam Bacaan Pertama. Akhir Injil Markus juga mencantumkan peristiwa kenaikan Yesus. Ada kemiripan dan perbedaan detil kisah kenaikan Yesus yang terdapat dalam Injil Lukas dan Kisah Para Rasul di satu pihak, dan dalam Injil Matius dan Markus di lain pihak. Misalnya, dalam Injil Lukas dan Kisah Para Rasul, kenaikan Yesus terjadi di Yerusalem, sedangkan menurut Matius dan Markus, itu terjadi di Galilea. Tetapi kedua tradisi mengatakan bahwa kenaikan Yesus terjadi di sebuah bukit. Dalam Injil Lukas dan Kisah Para Rasul, kenaikan terjadi 40 hari sesudah kebangkitan di mana Yesus sering menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Dalam Injil Matius dan Lukas tidak ada petunjuk mengenai berapa lama waktu antara kebangkitan dan kenaikan. Para penulis Injil, nampaknya tidak bertujuan untuk menunjukkan detail-detail sejarah; perhatian mereka adalah perintah Yesus untuk mewartakan kabar baik.

Perintah itu disampaikan atas cara berbeda-beda dalam Kisah Para Rasul dan Injil:

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi,” (Kis 1: 8).

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa  murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman,” (Mat 28: 19 – 20).

“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai  orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru  bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Mrk 16: 15 – 18).

Sabda Yesus yang terakhir kalinya kepada para murid dicatat berbeda-beda, tetapi semuanya berbicara tentang (a) Yesus memberi para murid-Nya suatu misi, tugas yang harus dilaksanakan hingga Ia datang kembali dalam kemuliaan, dan (b) Ia menjanjikan kepada mereka bantuan ilahi dalam melaksakan misi tersebut.

Misi itu adalah menjadi saksi Kabar Baik Yesus sampai di ujung bumi, pergi kepada segala bangsa dan mewartakan kabar baik kepada segala makhluk. Cakupan misi itu jelas: kabar baik itu harus disampaikan ke[ada semua manusia apapun bangsa dan budayanya.

Kabar baik keselamatan harus terus dibagikan sampai akhir zaman. Meskipun terjadi pelbagai macam perubahan dalam Gereja dan masyarakat, baik Yesus maupun pesan-Nya tidak berubah. Injil-Nya tetap merupakan panggilan untuk menjalani hidup kita sepenuhnya.

Anda menulis halaman baru dari Injil setiap hari,
melalui semua yang Anda lakukan dan apa pun yang Anda katakan.
Orang lain membaca apa yang Anda tulis, apakah itu setia atau benar.
Jadi, apakah Injil menurut Anda?

[Paul Gilbert]

Misi pewartaan itu tidak mudah. Namun Yesus selalu menyertai kita.

“Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (mat 28: 20).

Sebagai permenungan bagi kita, mari kita bertanya: apakah kehadiranku di mana saja membawa kabar baik Tuhan?

Selamat Hari Raya Kenaikan!

Author

Write A Comment