Sabda Hidup
Kamis, 4 Januari 2024, Kamis Hari Biasa Masa Natal
Bacaan: 1Yoh. 3:7-10; Mzm. 98:1,7-8,9; Yoh. 1:35-42.
Marilah dan kamu akan melihatnya.”
(Yoh 1: 39)
Yesus dalam Injil hari ini berkata: “Marilah dan kamu akan melihatnya,” (ay. 39) ketika dua murid Yohanes Pembaptis bertanya kepada-Nya di mana Dia tinggal. Ini adalah undangan pertama Yesus untuk “datang” kepada-Nya. Namun, satu malam tinggal bersama Yesus telah mengubah hidup mereka. Dia memberikan undangan yang lain kepada mereka di kemudian hari: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia,” (Mrk. 1:17) dan mereka tidak pernah kembali ke rumah lagi. Dengan kata lain, pertama-tama Ia mengundang kita untuk datang melihat dan mengenal-Nya dan kemudian datang bersama-Nya untuk memenangkan orang lain. Ada juga undangan untuk datang kepada-Nya untuk mendapatkan kelegaan: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu,” (Mat 11:28) dan sebuah janji bagi mereka yang menerima undangan-Nya: “Aku tidak akan menolak siapa pun yang datang kepada-Ku,” (Yohanes 6:37). Ada juga undangan-undangan pribadi dari-Nya, seperti: Zakheus (Luk. 19:5), sahabat-Nya Lazarus (Yoh. 11:43) dan lain-lain.
Ada tiga hal yang dapat kita pelajari mengapa kita menjadi murid Yesus melalui undangan-Nya untuk datang kepada-Nya. Pertama, para murid tertarik kepada-Nya. Ketika Yohanes menunjukkan Kristus kepada mereka, dua muridnya dan salah satunya adalah Andreas, tertarik untuk bertemu dan mengikuti-Nya. Bahkan sebelum berbicara dengan Kristus, mereka tertarik oleh kehadiran-Nya yang misterius, pembawaan-Nya, pandangan-Nya, dan pribadi-Nya. Kesaksian yang tepat akan mengarahkan pandangan kita kepada Kristus dan kita mulai melihat dan mengalami sendiri betapa agungnya Kristus. Setelah kita mengalami Kristus, kita dapat menunjukkan Dia kepada orang lain.
Kedua, kita mengenal Dia. Kedua murid ini bertanya kepada-Nya di mana Dia tinggal. Pertanyaan mereka nampak sederhana, seolah-olah mereka bertanya: ”Di mana Engkau tinggal? Di Jalan Ternate kah?” Tetapi sebenarnya dengan cara yang mendalam, mereka bertanya: Rabi, siapakah Engkau sebenarnya? Siapa Engkau di dunia ini dan apa arti dan tujuan keberadaan-Mu di sini? Ia menjawab: “Marilah dan kamu akan melihatnya.” Melalui semua itu, Yesus mengundang kedua murid-Nya untuk datang dan mengenal-Nya serta memberikan waktu bersama-Nya. Pemuridan mereka dimulai setelah mengenal Yesus, mendengar perkataan-Nya dan mengalami pribadi-Nya. Semakin sering kita datang dan melihat Kristus, semakin kita tertarik untuk mengikuti-Nya. Semakin sering kita menghadiri Misa dan mendengarkan firman-Nya, semakin kita menjadi lebih dekat dengan-Nya. Apa yang Yohanes lakukan adalah mengarahkan murid-muridnya kepada Kristus dan mereka pergi serta melihat sendiri.
Ketiga, setelah kita tertarik dan mengenal Dia, kita membawa orang lain kepada Yesus. Andreas tidak bisa menyimpan rahasia itu untuk dirinya sendiri. Ia mulai menyebarkan berita itu. Ia menjadi seorang perekrut bagi Kristus. Ia mencari saudaranya Simon, dan membawanya kepada Yesus. Kita dapat menyebut Andreas sebagai perekrut yang paling penting karena ia membawa calon Paus pertama kepada Yesus.
Maka, sebagai murid-murid Yesus, marilah kita terus mendalami Firman-Nya, mengasihi sesama, menghasilkan buah dan mengutamakan Kristus dalam hidup kita.
Tuhan, tolonglah aku untuk membagikan kasih-Mu kepada orang-orang terdekatku. Amin.
