Sabda Hidup
Senin, 15 April 2024, Senin Pekan Paskah III
Bacaan: Kis. 6:8-15; Mzm. 119:23-24,26-27,29-30; Yoh. 6:22-29.
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”
YOH 6: 27
Perikope Injil hari ini menceriterakan orang banyak yang mencari Yesus setelah mukjizat penggandaan roti dan Yesus memberi makan 5000 orang. Yesus memerintahkan kepada kita, untuk tidak bekerja demi makanan yang akan binasa, tetapi demi makanan yang kekal dan memberikan hidup yang kekal.
Ada dua jenis kelaparan: kelaparan jasmani, yang dapat dipuaskan dengan makanan, dan kelaparan rohani, yang tidak akan pernah dapat dipenuhi oleh harta benda. Sangatlah mungkin bagi kita untuk mengumpulkan kekayaan yang sangat besar jumlahnya, namun masih merasa bahwa hidup ini tidak lengkap.
Ada rasa lapar akan kebenaran – dalam Tuhan saja, kita menemukannya; ada rasa lapar akan kehidupan – dalam Tuhan saja hidup lebih berkelimpahan; ada rasa lapar akan kasih – dalam Dia saja ada kasih yang mengalahkan dosa dan maut. Hanya Kristus yang dapat memuaskan rasa lapar hati dan jiwa manusia.
Yesus memahami alasan mereka untuk datang kepada-Nya: “Kamu mencari Aku, bukan karena tanda-tanda yang telah kamu lihat, tetapi karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.” Yesus mengundang para pengikutnya untuk memeriksa motif mereka mencari Tuhan, berlindung kepada-Nya, berdoa, dan mempraktikkan agama mereka.
Mukjizat Yesus memberi makan 5000 orang berawal dari lima roti jelai dan dua ekor ikan yang dibawa oleh seorang anak. Menurut beberapa ahli kitab suci, lima roti melambangkan lima kitab dalam Taurat, dan dua ikan melambangkan kitab-kitab para nabi dan kitab-kitab lainnya. Yesus memuaskan rasa lapar rohani para pengikutnya dengan kitab suci. Ingatlah kata-kata Yesus: “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
“Apa yang harus kami lakukan?” orang banyak di Kapernaum bertanya kepada Yesus. Jawabannya ada di akhir perikope Injil hari ini: “Hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” Percaya kepada-Nya. Tidak ada hal lain yang diperlukan.
Tuhan, semoga kami selalu mencari Engkau dan hal-hal yang kekal. Amin.
