Sabda Hidup
Rabu, 19 April 2023, Rabu Pekan Paskah II
Bacaan: Kis. 5:17-26; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; Yoh. 3:16-21.
“Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat,”
(Yoh 3: 19)
Sungguh suatu hal yang aneh tetapi nyata. Allah Bapa mengutus Anak-Nya ke dalam dunia untuk menjadi Terang bagi kita semua. Dia adalah Terang yang mengusir segala kegelapan. Namun, menurut Injil kita hari ini, “manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang.” Mereka lebih memilih dosa-dosa mereka sendiri daripada kebebasan dari dosa. Mengapa demikian?
Sebagai contoh dari kenyataan ini, saat kita menonton atau membaca berita, tampaknya 90% dari apa yang dilaporkan oleh media adalah presentasi kegelapan yang sensasional. Kita mendengar tentang pembunuhan demi pembunuhan atau skandal demi skandal. Mengapa media begitu fokus pada hal ini? Karena itulah yang menjual. Dan mengapa hal itu menjual? Karena kita sering lebih tertarik pada kegelapan daripada pada terang.
Tentu saja hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Ada banyak orang yang tidak tertarik dengan kegelapan dunia dan dosa-dosa sensasional di sekeliling kita. Tetapi fakta bahwa kegelapan kejahatan begitu nyata di depan dan di tengah-tengah kita setiap saat, seharusnya memberi kita peringatan tentang sifat manusia yang cenderung jatuh ke dalam dosa. Kita cenderung tertarik ke dalam lumpur dan terlalu sering merasa senang di sana.
Paskah adalah waktu untuk memeriksa kecenderungan kita. Apakah Anda membiarkan diri Anda ditarik ke dalam Terang? Apakah Anda tertarik dengan hal-hal yang mencerahkan hari Anda? Apakah Anda tertarik pada berbagai cara Tuhan hadir dan aktif di dunia di sekitar Anda? Seberapa besar tingkat ketertarikan Anda terhadap kekacauan, dosa dan kegelapan? Baiklah untuk menyadari hal tersebut sebagai bagian dari kecenderungan manusia yang telah jatuh ke dalam dosa, dan berusaha untuk melepaskan semua ketertarikan pada kekacauan dan kejahatan di sekitar kita.
Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk mengarahkan pandangan kita kepada-Nya dan hanya kepada-Nya. Kita dipanggil untuk menembus kegelapan dengan iman kita dan membiarkan seluruh keberadaan kita tertarik dan ditarik kepada Kristus Yesus.
Renungkanlah hari ini, apa yang paling membuat Anda tertarik kepada-Nya. Serahkanlah diri Anda kepada Terang. Alihkanlah pandangan Anda dari godaan untuk tertarik dan terpesona oleh kejahatan di sekitar kita, kepada visi sukacita akan Tuhan kita yang telah Bangkit dan sedang bekerja di sekeliling kita. Biarlah Terang ini menuntun hidup Anda sehari-hari.
Tuhan, bantulah aku untuk hidup dalam Terang. Bantulah aku mengarahkan pandanganku pada kebangkitan-Mu yang milia. Semoga sukacita memandang kemuliaan-Mu menjauhkan aku dari godaan kejahatan di sekitarku. Yesus, Engkau andalanku!
