Remah Harian

KURANG BERIMAN

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Sabtu, 12 Agustus 2023, Sabtu Pekan Biasa XVIII
Bacaan: Ul. 6:4-13Mzm. 18:2-3a,3bc-4,47,51abMat. 17:14-20.

Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”

(Mat 17: 20)

Terkadang kita merasa tidak berdaya menghadapi situasi tertentu. Kita sudah berusaha sekuat tenaga, masalah yang dihadapi melebihi kemampuan kita untuk mengatasinya. Itulah situasi yang dihadapi para murid dalam bacaan Injil hari ini. Seorang ayah membawa anaknya yang sakit parah kepada para murid untuk disembuhkan, tetapi seperti yang dikatakan oleh sang ayah, “mereka tidak dapat menyembuhkannya”, meskipun Yesus sebelumnya telah memberi mereka kuasa untuk melakukannya. Yesus berhasil sedangkan para murid gagal menyembuhkan anak laki-laki itu dari penyakitnya, yang tampaknya merupakan suatu bentuk epilepsi.

Ketika kita mendapati diri kita tidak mampu menghadapi suatu situasi, kita dapat bertanya-tanya mengapa hal itu terjadi. Para murid pun mendekati Yesus dan bertanya kepada-Nya, “Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?” atau “Mengapa kami tidak dapat menyembuhkan anak itu?” Bentuk lain dari pertanyaan tersebut adalah, “Mengapa Yesus tidak dapat bekerja melalui murid-murid-Nya pada kesempatan itu?” Apa yang ada di dalam diri mereka, yang menghalangi Tuhan bekerja melalui mereka? Jawaban yang Yesus berikan untuk pertanyaan tersebut adalah, “Karena kamu kurang percaya.” “Karena kamu kurang memiliki iman.”

Bukannya mereka tidak memiliki iman, tetapi iman mereka tidak cukup kuat. Mereka tidak cukup percaya kepada Tuhan, yang telah mengutus mereka dan telah memberi mereka kuasa-Nya. Mungkin kita semua dapat melihat diri kita sendiri sebagai orang-orang yang “kurang beriman”, “kurang percaya.” Ya, kita memiliki iman tetapi iman kita melemah ketika dihadapkan pada situasi-situasi yang sangat sulit dalam hidup. Iman kita berkurang ketika kita berjuang melawan rintangan dan tampaknya tidak ada harapan.

Pada saat itulah kita perlu menjadi kuat dalam iman kita. Di atas segalanya, dalam situasi kehidupan yang penuh dengan tuntutan, kita perlu memperbarui kepercayaan kita kepada Tuhan dan kemampuan-Nya untuk bekerja melalui kita bahkan di saat-saat yang paling tidak mungkin. Yesus sendiri pernah bersabda, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

Tuhan Yesus, tolonglah kami yang kurang percaya! Tambahkan iman dan kepercayaan kami pada kuasa penyelamatan-Mu. Berilah kami keyakinan dan ketekunan, terutama dalam doa. Dan tolonglah kami untuk membawa kasih dan kebenaran-Mu yang menyembuhkan kepada mereka yang kami jumpai. Amin.

Author

Write A Comment