Remah Harian

KEPADA SIAPA ANDA PERCAYAKAN TAHUN YANG BARU?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Selasa, 2 Januari 2024, Peringatan St. Basilius Agung dan St. Gregorius dari Nazianze
Bacaan: 1Yoh. 2:22-28Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4Yoh. 1:19-28,

(1 Yoh 2: 28)

Kita baru saja memasuki tahun yang baru. Barang kali selain ada harapan-harapan yang lebih baik di tahun yang baru ini, ada pula kecemasan-kecemasan yang membayang. Mungkin ada juga yang seraya membuat perencanaan-perencanaan hidup, ia memperhatikan juga ramalan-ramalan ini dan itu, melihat bagaimana peruntungan di tahun yang baru. Saya ingat, suatu ketika dalam salah satu siaran TV, setelah memberi tahu pemirsa tentang semua jimat keberuntungan yang dibutuhkan untuk tahun baru yang makmur, reporter TV mengatakan bahwa, menurut para peramal yang ia wawancarai, doa tetap diperlukan untuk tahun baru yang lebih baik.

Pada hari kedua di tahun 2024 ini, kita merayakan peringatan dua guru besar iman Kristen dan Pujangga Gereja: St. Basilius Agung dan St. Gregorius Nazianze. Ada satu hal yang menarik bagi kita saat ini, ketika ramalan-ramalan tentang tahun yang baru sedang hangat, yakni homili oleh St. Gregorius dari Nazianze. Dia mengatakan bahwa ketika orang-orang Majus dari Timur, yang dipandu oleh sebuah bintang, menyembah Yesus sebagai “Raja yang baru lahir”, maka astrologi berakhir. Dia menjelaskan bahwa dengan kelahiran Yesus, bintang-bintang dan segala sesuatu bergerak dalam orbit yang ditentukan oleh Kristus, dan bukan sebaliknya seperti yang diklaim oleh astrologi. Kita harus ingat bahwa pada masa itu, orang-orang menganggap perbintangan sebagai ilmu pengetahuan yang benar dan percaya bahwa dunia diatur oleh roh-roh elemen alam semesta, sesuatu yang sering kali banyak orang percaya, bahkan di antara kita para pengikut Yesus Kristus.

Kristus telah datang lebih dari 2.000 tahun yang lalu, namun orang-orang masih meragukan-Nya, menolak untuk menerima-Nya sebagai Allah dan Manusia sejati. Betapa menyedihkannya bahwa kita sebagai orang Kristen masih menolak untuk mengakui Yesus Kristus sebagai kasih, kebenaran, dan yang memiliki keputusan akhir dalam hidup kita – bukan bintang, bulan, planet-planet, atau ramalan-ramalan ini dan itu. Yesus datang kepada kita dalam kehidupan sehari-hari, dalam pergumulan kita, dan terutama dalam sakramen-sakramen. Apakah kita mengenali Dia? Apakah Yesus adalah faktor pendorong dalam keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan kita, ataukah ramalan keberuntungan?

Kepada siapakah Anda mempercayakan tahun yang baru saja kita masuki?

Tuhan Yesus Kristus, tolonglah kami untuk mengenali Engkau dalam peristiwa-peristiwa hidup kami dan mempercayakan diri kepada-Mu saat kami memasuki tahun yang baru. Amin.

Author

Write A Comment