Remah Harian

KASIH TIDAK MELEMPAR BATU

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Senin, 18 Maret 2024, Senin Pekan Prapaskah V
Bacaan: Dan. 13:1-9.15-17.19-30.33-62; atau Dan. 13:41c-62Mzm. 23:1-3a.3b-4.5.6Yoh. 8:1-11.

YOH 8: 11

Seorang perempuan yang tertangkap basah berzinah dibawa kepada Yesus oleh para tua-tua untuk dihakimi. Mereka berharap bahwa Yesus akan membuat suatu pernyataan yang bertentangan dengan “hukum Musa” untuk menjebak-Nya.

Kisah Susanna dalam bacaan pertama dan perempuan berzinah dalam Injil merupakan ungkapan yang sangat kuat tentang keadilan dan belas kasihan ilahi. Bahkan orang-orang Farisi pun mungkin tidak mengharapkan Yesus akan menghukum mati perempuan berzinah itu karena orang-orang Yahudi di bawah pemerintahan Romawi tidak memiliki otoritas untuk melakukannya.

Yesus menghindari pertanyaan apakah perempuan itu berdosa atau tidak berdosa. Alih-alih menuduh perempuan itu, Ia justru mengajukan pertanyaan balik: apakah ada di antara para pendengarnya yang tidak berdosa. Ia mengundang para pendengarnya untuk mengakui keberdosaan mereka sebelum berani menuding orang lain! Dalam Matius 7:1-5 kita membaca, “Jangan menghakimi supaya kamu tidak dihakimi.”

Seperti yang Yesus ajarkan, hukum yang terutama adalah mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi, serta mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri. Kedua perintah ini adalah dasar dari seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Sebelum mengkritik selumbar di mata saudaramu, marilah kita mengakui balok kayu di mata kita. Bukanlah maksud Yesus untuk mengabaikan dosa perempuan berzinah itu. Ingatlah apa yang Dia katakan: “Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi.”

Misi Kristus berpusat pada pengampunan. Kita, para pengikut-Nya diharapkan untuk memiliki misi yang sama: mengampuni bukan hanya tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh.

Hari-hari persiapan Pekan Suci dan Paskah yang semakin dekat mengundang kita untuk berdamai dengan Allah dan sesama. Sudahkah menerima sakramen rekonsiliasi dan juga berdamai dengan sesama?

Tuhan, semoga kami belajar seperti Engkau yang mengatakan: “Akupun tidak menghukum engkau.” Ajarlah kami dengan rendah hati mengakui keberdosaan kami dan ajarlah kami mengampuni. Amin

Author

Write A Comment