Sabda Hidup
Jumat, 06 Oktober 2023, Jumat Pekan Biasa XXVI
Bacaan: Bar. 1:15-22; Mzm. 79:1-2,3-5,8-9; Luk. 10:13-16.
Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!”
(Luk 10: 13 – 15)
Apa yang anda rasakan ketika anda berbicara dengan seseorang tetapi orang itu malahan sibuk menulis/membaca pesan di ponselnya? Tentu anda akan merasa jengkel. Itu dapat menjadi pengalaman yang membuat anda frustrasi ketika anda mengetahui bahwa dia sama sekali tidak memberikan perhatian penuh kepada Anda.
Yesus pasti merasa frustrasi dengan ketidakpercayaan orang-orang Yahudi. Setelah semua yang telah Dia lakukan, mereka masih belum mengerti. Saya rasa itulah yang Tuhan rasakan terhadap kita ketika Ia mencurahkan kasih dan berkat-Nya yang berlimpah kepada kita, tetapi kita sering tidak ‘mengerti’, karena kita tidak mau menerimanya, atau kita tidak peduli karena kita terlalu asyik dengan agenda pribadi dan terbebani oleh masalah-masalah kita, atau kita dibutakan oleh kepentingan duniawi.
Setiap hari, setiap saat adalah kesempatan untuk melihat dan mengalami banyak mujizat dalam diri kita dan di sekeliling kita. Mujizat bahwa kita masih bernafas, jantung kita masih berdenyut, mujizat persahabatan, pengampunan, keindahan ciptaan, dan masih banyak lagi. Semua mengundang kita untuk semakin dekat dengan-Nya.
Semoga kita semua menjadi lebih peka dan lebih bersyukur kepada Tuhan yang merengkuh kita dengan mujizat-mujizat-Nya. Semoga kita lebih menghargai apa yang sudah kita miliki ketimbang menggerutu tentang apa yang tidak kita miliki, atau mengkhawatirkan apa yang ingin kita miliki.
Tuhan, semoga aku tidak lupa bersyukur atas segala berkat yang aku terima. Semoga aku bertobat dan semakin mendekatkan diri pada-Mu. Amin.
