Remah Harian

IA MEMBERI KITA MAKAN

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Jumat 14 April 2023, Jumat dalam Oktaf Paskah
Bacaan: Kis 4:1-12Mzm 118:1-2.4.22-24.25-27aYoh 21:1-14.

Kata Yesus kepada mereka: “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: “Siapakah Engkau?” Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan. Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu.

(Yoh 21: 12 – 13)

Dalam perikope Injil hari ini diceriterakan bagaimana Yesus menampakkan diri di tepi Danau Tiberias. Jika kita bandingkan dengan penampakan-penampakan sebelumnya, Kristus menampakkan diri ketika para murid sedang berkumpul, mungkin sedang berdoa pada hari Tuhan, atau mereka sedang berkumpul dan sedang menantikan-Nya. Kali ini Ia menampakkan diri saat mereka bekerja, menangkap ikan. Menarik untuk memperhatikan bahwa beberapa kisah penampakan sesudah kebangkitan, juga seperti dikisahkan dalam Injil hari ini, terjadi pada saat makan. Tuhan hadir saat makan.

Ada sesuatu yang kudus dalam makan bersama, saat kita memohon Tuhan memberkati makanan kita. Kita makan agar kita dapat melaksanakan karya Tuhan. Saat makan, kita juga berbagi baik makanan maupun persaudaraan.

Yesus yang adalah Tuhan dan Guru memberi para murid makan. Ia menyiapkan sarapan. Ia melayani, memberi mereka dan memberi kita Ekaristi. Kita ingat pada masa pandemi yang lalu, ketika kita tidak dapat merayakan Ekaristi bersama-sama secara “offline”, betapa kita merindukan Ekaristi. Kerinduan akan Ekaristi itu pun menginspirasi pelbagai permenungan dan karya seni, seperti penciptaan lagu. Namun yang paling utama, kesempatan tersebut menjadi undangan untuk bertanya: apa makna Ekaristi untuk saya?

Ia telah senantiasa mengundang kita untuk datang, makan makanan yang telah disiapkan-Nya bagi kita, yakni tubuh-Nya. Semoga semangat yang sama juga menjiwai kita: mengundang sesama jauh dan dekat untuk berbagi apa yang terbaik yang kita miliki, yakni kasih dan belarasa. Apa yang dapat kita buat bagi mereka yang sungguh-sungguh membutuhkan uluran tangan kita? Semoga apa yang kita buat menjadi tanda bahwa Ia bangkit dan hidup di tengah-tengah kita.

Tuhan, Engkau memberi kami makan tubuh-Mu dan minum darah-Mu dalam Ekaristi. Semoga kami semakin bersatu dengan-Mu dan persatuan dengan-Mu semakin mendorong kami untuk melayani dan berbagi.

Author

Write A Comment