Sabda Hidup
Kamis, 31 Agustus 2023, Kamis Pekan Biasa XXI
Bacaan: 1Tes. 3:7-13; Mzm. 90:3-4,12-13,14,17; Mat. 24:42-51.
Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”
(Mat 24: 42)
Bagaimana jika hari kedatangan Tuhan itu adalah hari ini? Bagaimana jika Anda tahu bahwa hari ini adalah hari Tuhan datang kembali ke bumi dengan segala kemegahan dan kemuliaan-Nya untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati? Apakah Anda akan bertindak secara berbeda? Kemungkinan besar kita semua akan melakukannya. Mungkin kita akan menghubungi sebanyak mungkin orang dan memberitahukan kepada mereka tentang kedatangan Tuhan yang akan segera terjadi, pergi mengaku dosa dan kemudian menghabiskan hari itu dalam doa.
Jika, melalui sebuah wahyu khusus dari Allah, Anda disadarkan bahwa hari ini adalah hari kedatangan Tuhan kembali, apakah respons yang ideal? Respons yang ideal adalah Anda menjalani hari Anda seperti hari-hari lainnya. Mengapa? Karena idealnya, kita semua hidup setiap hari seolah-olah hari itu adalah hari terakhir kita dan setiap hari kita mengindahkan ayat-ayat Kitab Suci di atas. Kita berusaha, setiap hari, untuk “berjaga-jaga” dan siap menyambut kedatangan Tuhan setiap saat. Jika kita sungguh-sungguh melaksanakan Sabda Tuhan itu, maka tidak menjadi masalah apakah Ia datang kembali hari ini, besok, tahun depan, atau bertahun-tahun dari sekarang.
Akan tetapi panggilan untuk “berjaga-jaga” ini tidak hanya merujuk pada kedatangan Kristus yang mulia di akhir zaman. Ini juga mengacu pada setiap saat, setiap hari, ketika Tuhan datang kepada kita melalui kasih karunia-Nya. Hal ini merujuk pada setiap dorongan cinta dan belas kasih di dalam hati dan jiwa kita. Hal ini merujuk pada bisikan lembut-Nya yang terus menerus memanggil kita untuk membaharui diri dan mendekat kepada-Nya.
Apakah Anda memperhatikan Dia yang datang kepada Anda dengan cara-cara ini setiap hari? Apakah Anda memperhatikan cara-cara yang tak terbatas yang Dia upayakan untuk memasuki hidup Anda secara lebih penuh? Meskipun kita tidak tahu hari di mana Tuhan kita akan datang dalam kemenangan-Nya di akhir zaman, kita tahu bahwa setiap hari dan setiap saat adalah saat kedatangan-Nya oleh kasih karunia. Dengarkanlah Dia, perhatikanlah, waspadalah dan tetaplah berjaga-jaga!
***
Pagi-pagi sekali, seorang ibu tergopoh-gopoh mengetuk pintu pastoran. Pastor yang baru selesai mandi dan hendak mempersiapkan misa pagi terkejut. “ada apa Bu?” tanyanya kepada ibu itu.
“Tuhan Yesus menampakkan diri di tikungan dekat sudut pasar!” kata ibu itu.’
“Ah yang bener….!??” Pastor tidak percaya.
“Beneran pastor…. Tuhan Yesus sungguh-sungguh menampakkan diri di tikungan dekat sudut pasar!”
Singkat cerita, mereka berdua kemudian bergegas menuju tikungan dekat sudut pasar. Sesampainya di sana, mereka menjumpai kerumunan orang banyak. Seorang Bapak memberitahu, “Tadi Tuhan Yesus menampakkan diri, sekarang sudah tidak ada lagi. Tapi Ia katakan Ia akan datang lagi.”
Sekembalinya ke pastoran, pastor telpon ke Keuskupan, dan menanyakan kepada Bapak Uskup apa yang harus dilakukan, bila Tuhan kembali menampakkan diri di tikungan dekat sudut pasar. “Hmmm….saya tanyakan dulu ke Vatikan, apa yang harus kita lakukan, bila Tuhan menampakkan diri lagi, nanti akan saya sampaikan kepada pastor ya….” Jawab Bapak Uskup.
Karena relasi yang baik, Bapak Uskup dapat menghubungi Bapa Suci di Vatikan. “Bapa Suci, ada laporan dari salah satu pastor paroki kami, bahwa Tuhan Yesus menampakkan diri di tikungan dekat sudut pasar di kotanya. Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia akan datang lagi. Apa yang harus kami lakukan?” tanya Bapak Uskup.
Hening sejenak di seberang sana… nampaknya Bapa Suci sedang berpikir…. Lalu terdengar Bapa Suci berkata: “Sampaikan kepada pastor paroki anda, nanti kalau Tuhan Yesus datang kembali, mereka harus pura-pura sibuk.”
Demikian, Bapak Uskup menyampaikan kepada pastor paroki, apabila Tuhan Yesus menampakkan diri lagi, mereka harus pura-pura sibuk. Dan pastor paroki pun menyampaikan kepada umatnya, apabila Tuhan Yesus datang menampakkan diri lagi, mereka harus pura-pura sibuk.
Apa yang akan anda lakukan apabila Tuhan Yesus datang? Pura-pura sibuk? Pura-pura beramal? Pura-pura membantu orang yang susah? Pura-pura memberi derma? Pura-pura rajin berdoa? Pura-pura aktif di lingkungan?
***
Tuhan, tolonglah kami untuk peka mendengar suara-Mu dan memperhatikan kehadiran-Mu dalam hidup kami. Semoga kami terus berjaga-jaga dan siap sedia untuk mendengar-Mu ketika Engkau memanggil kami. Amin.
