Remah Harian

BIARKAN YANG DICURAHKAN KEPADA ANDA MENGALIR MELALUI ANDA

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Selasa, 5 Maret 2024, Selasa Pekan Prapaskah III
Bacaan: Dan. 3:25,34-43Mzm. 25:4bc-5ab,6-7bck,8-9; Mat. 18:21-35.

MAT 18: 21 – 22

Bacaan Injil hari ini berfokus pada karunia pengampunan. Pelayanan dan khotbah Yesus juga berpusat pada hal ini dalam Perjanjian Baru. Ketika seseorang menyinggung perasaan kita, kita cenderung menjadi begitu bersemangat dalam membela keadilan dan moralitas. Kita akan mengingat setiap penghinaan, setiap kata yang menyinggung, dan setiap kekurangan ketika kita disakiti oleh orang lain. Itulah sebabnya sangat sulit bagi kita untuk mengampuni, bahkan sekali atau dua kali.

Mengampuni tujuh kali, seperti yang diusulkan oleh Petrus, itu sudah luar biasa, melebihi hal yang wajar. Namun Yesus berkata kepadanya, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” Wow… Petrus tentus sangat terkejut. Dengan kata lain, Yesus menghendaki agar kita mengampuni secara terus-menerus, tanpa henti, dan tanpa perhitungan. Seluruh hidup Anda harus menjadi sebuah tindakan pengampunan.

Perumpamaan dalam Injil hari ini menceritakan tentang seorang hamba yang telah diampuni begitu banyak. Setidaknya ia harus menunjukkan pengampunan kepada orang yang berutang kepadanya. Esensi rohani dari hal ini adalah bahwa tidak peduli berapa pun “hutang” seseorang kepada Anda, itu jauh lebih kecil daripada apa yang telah Allah berikan dengan murah hati kepada Anda. Pengampunan yang telah Anda terima dari Allah jauh lebih besar daripada pengampunan yang mungkin harus Anda berikan. Kitab suci sering berbicara tentang “dosa” sebagai “hutang”. Dalam pola pikir Semitik kata “dosa” itu adalah ‘hutang’. Maka, “pengampunan dosa” menurut pola pikir orang Yahudi itu ibarat seseorang yang punya hutang tapi dianggap lunas. 

Menjadi tanda dan sarana kehidupan, kasih karunia, pengampunan, dan perdamaian Allah adalah tujuan akhir hidup kita. Biarkan apa yang telah dicurahkan ke dalam diri Anda mengalir melalui diri Anda – itulah keseluruhan cerita kita hari ini.

Tuhan, semoga kami saling mengampuni, seperti Engkau telah mengampuni kami. Amin.

Author

Write A Comment