Remah Mingguan

ADVEN, MEMBANGUN DISIPLIN

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Minggu, 3 Desember 2023, Minggu Adven I Tahun B
Bacaan: Yes. 63:16b-17; 64:1,3b-8Mzm. 80:2ac,3b,15-16,18-191Kor. 1:3-9Mrk.

(Mrk 13: 33)

Adven berasal dari kata Latin advenire, yang berarti datang atau kedatangan. Masa ini adalah masa persiapan yang intens untuk kedatangan Yesus. Pertama-tama kita memahami kedatangan ini sebagai kelahiran-Nya di Betlehem, yang membutuhkan perayaan yang penuh sukacita.

Karena ini adalah peristiwa rohani, kedatangan Kristus menuntut persiapan rohani yang mencakup doa dan disiplin diri.

Bacaan Pertama adalah doa yang mendesak dari bangsa Israel untuk kedatangan Tuhan kembali. Apakah Allah telah pergi? Ya, dalam satu sisi, Allah telah meninggalkan mereka karena pelanggaran mereka. Ketidakhadiran Tuhan yang berkepanjangan membuat mereka merasa bahwa hidup mereka menjadi tidak berarti. Bangsa Israel memohon kepada Tuhan untuk datang kembali untuk menghapus rasa malu mereka. Menyadari kemiskinan dan ketidakberdayaan mereka, mereka sekarang merindukan kembalinya Tuhan untuk mendukung dan meneguhkan mereka.

Injil menasihati kita untuk berjaga-jaga dan waspada. Tentang kedatangan-Nya yang kedua kali, di akhir zaman, tidak ada seorang pun yang tahu. Kita akan dihakimi berdasarkan perbuatan kita, maka kita harus siap. Persiapan berarti melakukan perbuatan baik.

Dalam Bacaan Kedua, Paulus mengungkapkan sukacitanya atas jemaat di Korintus. Mereka telah menerima berita Injil yang telah ia beritakan kepada mereka. Mereka telah menjalani kehidupan yang disiplin dan bermoral. Paulus menganggap mereka telah mempersiapkan diri dengan baik untuk hari Tuhan.

Bagaimana kita mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan? Kita menanggapi firman Tuhan dan mempraktikkan disiplin. Janganlah kita menyia-nyiakan waktu persiapan ini dengan terlibat dalam kegiatan yang mengalihkan perhatian kita dari tujuan surgawi kita. Marilah kita kembali kepada Tuhan dan menunjukkan bagaimana Tuhan memegang kendali penuh atas hidup kita, dan bahwa kita dapat mengatakan “tidak” kepada dunia yang memikat kita untuk menjauh dari Tuhan.

Pada masa Adven ini, marilah kita berkonsentrasi untuk membangun kapasitas kita untuk mengasihi dengan merenungkan Firman Tuhan, dengan laku tapa dan merendahkan diri, dengan menerima sakramen-sakramen, dan dengan menghadiri sesi pembinaan yang sedang berlangsung seperti pendalaman iman Adven dan rekoleksi.

Setiap menjelang Natal, kita kembali dibujuk oleh konsumerisme dan komersialisme. Kita tergoda untuk memuaskan selera kita di berbagai pesta Natal. Barang-barang konsumsi akan dijajakan dengan harga yang sangat murah, dan kita akan tergoda untuk membelanjakan uang di luar kemampuan kita. Jika kita tidak waspada, kita mungkin akan merasa lelah dan terbebani oleh masa yang penuh tekanan ini, kita mungkin tidak akan mengalami bayi Yesus yang mendekat kepada kita di hari Natal dan menerima keselamatan yang dibawanya.

Marilah kita mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan berdoa. Untuk  menyambut Kristus di tengah-tengah kita, marilah kita menjadikan masa Adven sebagai saat-saat membangun disiplin dan doa.

Tuhan, sangat mudah untuk melupakan kehidupan rohaniku karena dunia di sekitarku menuntut begitu banyak perhatian. Terima kasih telah mengarahkan perhatianku hari ini pada apa yang lebih penting: Engkau dan kedatangan-Mu ke dalam hidupku.

Author

Write A Comment