Remah Harian

BENIH-BENIH KERAJAAN ALLAH

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Jumat, 27 Januari 2023, Jumat Pekan Biasa III
Bacaan: Ibr. 10:32-39Mzm. 37:3-4,5-6,23-24,39-40Mrk. 4:26-34.

“Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi. Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.”

(Mrk 4: 31 – 32)

Apakah Anda merasakan Kerajaan Allah dalam hidup Anda? Untuk merasakannya, Anda harus membuka hidup Anda kepada Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari Anda, Tuhan mencurahi Anda dengan berkat-berkat yang dapat Dia berikan kepada Anda. Tetapi apakah Anda memperhatikan dan mengakui berkat-berkat yang Tuhan berikan kepada Anda ini?

Misalnya anugerah hidup baru saat bangun pagi, sinar matahari, udara yang Anda hirup dan lain sebagainya. Apakah Anda ingat untuk berterima kasih kepada Tuhan atas semua berkat ini?

Pengakuan akan banyaknya berkat Tuhan adalah langkah pertama bagi kita untuk merasakan Kerajaan Allah dalam hidup kita. Ketika kita mengenali keagungan dan kuasa Tuhan, kita juga membuka hidup kita untuk Kerajaan-Nya. Dan kita membiarkan Tuhan masuk ke dalam hidup kita; akhirnya kita membiarkan Tuhan menguasai dan mengatur hidup kita.

Sedikit demi sedikit kita membiarkan Tuhan memegang kendali hidup kita dan bukan kita lagi yang mengendalikan hidup kita sendiri. Dengan itu kita dapat menghindari dosa walau dosa itu begitu menggoda. Dengan memberikan kendali atas hidup kita kepada Tuhan, kita juga akan dapat dengan teliti membedakan yang benar dari yang salah.

Di sinilah Kerajaan Allah mulai mengakar dalam hidup kita. Tumbuh sedikit demi sedikit hingga mekar dimana kita akan mampu melawan kejahatan dalam bentuk apapun. Orang lain pun akan merasa aman dan nyaman berada bersama kita.

Dalam Injil hari ini Yesus menunjuk biji sesawi yang kecil yang tidak lain adalah diri-Nya dan Kerajaan-Nya. Biji sesawi yang kecil ditabur dalam tanah – yang tak lain adalah kita sendiri. Apakah benih kerajaan-Nya itu sudah tumbuh di hati, pikiran dan seluruh diri kita? Atau masih ada banyak bagian hidup kita dimana Kristus belum memerintah tetapi kuasa dunia dan bahkan Setan masih berkuasa? Namun, asal kita membuka diri bagi-Nya, benih Kerajaan-Nya tetap akan bertumbuh dan tidak ada yang bisa menghentikannya; karena pertumbuhannya alami dan tak terhentikan, seperti kebenaran yang tak terhentikan karena Tuhan membimbing pertumbuhannya.

Kerajaan Allah itu ada dalam diri kita; dalam hati, pikiran, kehendak, jiwa, dalam seluruh diri kita. Dengan mengikuti kehendak-Nya, mengarahkan diri pada keselamatan dan kasih kepada sesama, Kerajaan itu bertumbuh dan menghasilkan buah.

Author

Write A Comment