Remah Harian

SETIA DALAM PERKARA-PERKARA KECIL

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Sabtu, 5 November 2022, Sabtu Pekan Biasa XXXI
Bacaan: Flp. 4:10-19Mzm. 112:1-2,5-6,8a,9Luk. 16:9-15.

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”

(Luk 16: 10)

Hari ini Yesus sekali lagi bersabda dengan penuh kuasa. Ia menggunakan “Aku berkata kepadamu”, Ia mengatakan sesuatu dengan penekanan tertentu, tentu hendak mengajarkan sesuatu yang penting bagi kita. Apakah yang ingin Ia sampaikan? Tuhan ingin agar  semua orang diselamatkan, dan untuk datang pada pengetahuan kebenaran  (bdk. 1 Tim 2: 4); Tuhan ingin agar kita semua menjadi kudus. Ia menunjukkan perilaku yang perlu yang akan membantu kita mencapai kekudusan dan kebaikan yang sejati, yakni setia pada hal-hal kecil, menjadi otentik dan tidak lupa bahwa Ia melihat isi hati kita.

Setia dalam perkara-perkara yang kecil pasti dapat kita lakukan. Keseharian kita terdiri dari apa yang kita kita sebut “hal-hal yang biasa”, hal-hal yang normal: pekerjaan yang sama dari hari ke hari, bertemu orang yang sama, hidup komunitas yang biasa, hidup dalam keluarga yang biasa-biasa…. Dan dalam hal-hal yang biasa itulah kita harus bertumbuh menjadi pribadi yang sepenuhnya dan bertumbuh dalam kekudusan.

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar,” (Luk 16: 10). Hendaknya kita melaksanakan semua hal dengan baik, dengan niat yang benar dan maksud-maksud yang jujur untuk memuliakan Allah, Bapa kita. Segala sesuatu yang kita laksanakan dalam kasih akan mempunyai makna yang lebih besar dan mempersiapkan diri kita menjadi sungguh-sungguh baik.

Pernahkah Anda melihat bagaimana sebuah gedung megah dibangun? Satu batu-bata di atas yang lain. Ribuan. Tetapi, disusun satu per satu. Dan direkatkan dengan semen, sedikit demi sedikit. Dan balok-balok batu, masing-masing tidak tidak ada artinya dibandingkan dengan keseluruhan yang besar dan megah. Dan para tukang bekerja, pada jam yang sama, hari demi hari… Jadi, bagaimana sebuah gedung megah itu dibangun? Berkat hal-hal kecil!

Ini dapat membantu kita untuk memiliki niat yang benar untuk dengan hati-hati membuat pilihan-pilihan dalam keseharian hidup kita. Setiap hari berakhir, dalam pemeriksaan batin, ingatlah bahwa Tuhan melihat segala sesuatu, bahkan pikiran yang paling tersembunyi. Ingatlah bahwa yang paling penting adalah segala tindakan keseharian kita berkenan kepada Bapa. Bapa yang harus kita kasihi tanpa mendua hati. Ingatlah baik-baik bahwa “seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain,” (Luk 16:13).

“Be faithful in small things because it is in them that your strength lies.”
“Not all of us can do great things. But we can do small things with great love.”

― Mother Teresa

Author

Write A Comment