Remah Harian

PELAYANAN ATAS DASAR KASIH

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Jumat, 17 Mei 2024, Jumat Pekan Paskah VII
Bacaan: Kis. 25:13-21; Mzm. 103:1-2,11-12,19-20ab; Yoh. 21:15-19.

YOH 21: 17

Teks Injil hari ini berfokus pada sosok Simon Petrus. Penginjil menjelaskan peran rasul Petrus dalam komunitas yang ingin dibangun oleh Yesus: ia dipanggil untuk memelihara dan menggembalakan domba-domba Tuhan serta memberikan kesaksian tentang Kristus melalui kehidupannya. Injil Yohanes memulihkan, dengan kata lain, peran Petrus dengan kasih sebagai kunci utamanya. Hanya orang yang mengasihi yang dapat menggembalakan kawanan domba yang dikumpulkan oleh kasih. Hanya orang yang merespons kasih Kristus yang mampu bertanggung jawab atas kawanan domba-Nya.

Oleh karena itu, sebelum mempercayakan Petrus untuk menggembalakan Gereja, Yesus mengundangnya untuk sebuah pernyataan kasih. Pertanyaan tiga kali lipat “Apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini,” tampaknya menyeimbangkan tiga kali penyangkalan Petrus terhadap Yesus selama perjalanannya. Dosa Petrus memberikan konteks untuk apa yang akan terjadi selanjutnya. Yesus tidak mencela dia sedikitpun. Dia hanya mendesak untuk mengasihi. Desakan Yesus ini dapat ditafsirkan sebagai syarat untuk membangun hubungan persekutuan, persahabatan, dan keputraan yang harus dimiliki oleh Petrus dengan Tuhan.

Pelayanan pastoral bukanlah sebuah posisi yang penuh gengsi dan kekuasaan, melainkan sebuah panggilan untuk mengalami kasih Tuhan yang intim dan membagikan kasih dan belas kasihan Tuhan kepada saudara-saudari seiman.

Petrus, yang dimurnikan dalam api pengampunan, dapat dengan rendah hati berkata, “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau” (Yoh. 21:17). Saya yakin bahwa kita semua dapat mengatakannya dari hati yang paling dalam” (Homili Paus Fransiskus, Kamis 23 Mei 2013)

Misi Gereja dan setiap muridnya selalu dilaksanakan dengan mengikuti Yesus, yang dimulai ketika kita menjawab pertanyaannya: “Apakah kamu mengasihi Aku?” “Tuhan, Engkau tahu segalanya, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau”. Teks Injil yang indah ini mengingatkan kita akan kasih yang Yesus miliki untuk kita dan kasih yang kita nyatakan kepada-Nya, melalui kepedulian terhadap orang lain. Roh Kudus memberi kita anugerah untuk tetap mengikut Yesus dengan penuh kasih.

Tuhan, Allah kami, Engkau telah menetapkan para gembala di dalam Gereja-Mu untuk menyampaikan firman-Mu kepada kami dan membangun komunitas dalam nama-Mu. Semoga mereka menjadi gembala seperti Putra-Mu yang mencari mereka yang hilang, membawa kembali yang tersesat, membalut yang terluka dan menguatkan yang lemah. Semoga mereka semua menjadi pelayan-pelayan yang penuh kasih, seperti Yesus, Putra-Mu dan Tuhan kami. Amin.

Author

Write A Comment