Remah Harian

MENGENALI DAN MENDENGARKAN SUARA YESUS

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Senin, 12 Mei 2025, Senin Pekan Paskah IV
Bacaan: Kis. 11:1-18Mzm. 42:2-3; 43:3,4Yoh. 10:1-10

“Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.”
(Yoh 10:3)

Injil hari ini berbicara kepada kita tentang Tuhan yang Bangkit yang memanggil nama kita masing-masing. Dia tidak jauh atau acuh tak acuh. Dia mengenal kita secara pribadi dan akrab, dan dengan lembut suara-Nya berbicara di dalam hati kita. Namun, di dalam diri kita bergema banyak suara: ada yang benar dan memberi kehidupan, ada juga yang salah dan merusak.

Bagaimana kita dapat belajar untuk membedakan suara Yesus di tengah-tengah begitu banyak gangguan dari dalam dan luar?

Suara Tuhan tidak pernah memaksa, tidak pernah menipu. Suara-Nya mengundang, mendorong, menghibur dan memberi damai. Suara-Nya itu pada saat ini berkata: “Sekarang engkau dapat mengasihi, sekarang engkau dapat mengampuni, sekarang engkau dapat memilih yang baik.” Suara itu mungkin menantang kita, tetapi selalu menuntun kita menuju kedamaian dan kepercayaan yang lebih dalam.

Di sisi lain, suara sang penggoda sering bersifat mendesak dan manipulatif. Suara itu menyanjung kita, tetapi segera menuduh. Ia terpaku pada penyesalan masa lalu atau kecemasan akan masa depan. Ia menumbuhkan rasa terisolasi, takut, dan mementingkan diri sendiri. Ia menjanjikan sukacita sesaat, tetapi membuat kita merasa gelisah dan pahit.

Yesus yang Bangkit ingin membawa kita keluar dari kungkungan ini. Suara-Nya mengundang kita untuk berjalan dalam terang, hidup dalam kebenaran, dan percaya pada kasih-Nya. Dia berbicara melalui Kitab Suci, melalui doa, dan melalui nasihat yang tulus dari orang lain. Dia memanggil kita bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga untuk mengikuti-Nya.

Hari ini mari kita tenangkan hati kita dan bertanya: Suara manakah yang saya ikuti? Apakah suara itu membawa saya ke dalam kebebasan, atau ke dalam ketakutan? Marilah kita berdoa memohon rahmat untuk mengenali suara Kristus – Dia yang telah menaklukkan maut – dan mengikuti Dia dengan kepercayaan, sukacita, dan hati yang terbuka.

Ya Maria, Bunda Penasihat yang Baik, bimbinglah kami untuk mengenali, mendengarkan dan menaati suara Putera-Mu. Amin.

Author

Write A Comment