Remah Mingguan

MENGAPA MENCARI YESUS?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Minggu, 4 Agustus 2024, Minggu Biasa XVIII Tahun B
Bacaan: Kel. 16:2-4,12-15Mzm. 78:3,4bc,23-24,25,54Ef. 4:17.20-24Yoh. 6:24-35.

Orang-orang mencari Yesus karena Dia telah memberi makan lebih dari 5000 orang secara ajaib hanya dengan lima roti dan dua ikan. Ketika menemukan-Nya di Kapernaum, pertanyaan pertama mereka adalah, “Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?” Namun, pertanyaan mereka yang sebenarnya berbeda: “Maukah Engkau melakukan mukjizat yang sama lagi hari ini? Dapatkah Engkau memberi kami persediaan roti yang terus menerus?”

Yesus datang bukan untuk menggunakan tongkat ajaib untuk mengubah batu menjadi roti, tetapi untuk menunjukkan bahwa kasih dan berbagi akan menghasilkan kelimpahan roti. Injil hari ini mendorong kita untuk memeriksa mengapa kita mencari Tuhan, berlindung kepada-Nya, berdoa, dan menjalankan ibadah. Banyak orang Kristen saat ini, seperti mereka yang melihat mukjizat roti itu, harus mengakui bahwa mereka diam-diam berharap untuk menerima dari Yesus hal-hal yang bersifat sementara: berkat-berkat khusus, mukjizat, kesehatan yang baik, kesuksesan, kekayaan, dan perlindungan dari kemalangan.

Pentingnya “lima roti” dan “dua ikan” akan terlihat jelas bagi mereka yang memahami bahasa Kitab Suci dan mengingat kata-kata Musa: “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Ul. 8:3). Yesus memperjelasnya lebih lanjut: “Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi” (ay. 35).

Pernyataan-pernyataan Yesus pada waktu itu tentu belum mengacu pada Ekaristi. Roti itu adalah Dia sendiri sebagai Sabda Allah. Perikop ini ditulis untuk kita semua, yang mendengarkan Firman Allah. Hari ini, kita perlu memahami apa yang Yesus ingin lakukan dalam hidup kita. Apakah yang kita cari? Tuhan sendiri atau roti dan ikan saja? Yesus yang adalah Roti Kehidupan kekal atau “makanan yang dapat binasa?”

Hari ini kita peringati St. Yohanes Maria Vianney, seorang Pastor Paroki asal Perancis yang dikenal karena kerendahan hati dan dedikasinya untuk mendamaikan manusia dengan Tuhan. Meskipun pada awalnya diejek oleh rekan-rekannya sesama pastor, ia sekarang dihormati sebagai santo pelindung para pastor paroki. Mari kita ingat untuk berdoa bagi para imam hari ini dan memohon perantaraan Santo Yohanes Vianney, agar perkataan dan perbuatan mereka memancarkan terang Kristus, agar mereka berkarya dengan kesabaran, kebijaksanaan dan kekudusan.

Allah yang hidup, kami haus akan kehidupan dan kebahagiaan yang kekal dan pemenuhan semua harapan kami. Puaskanlah rasa lapar kami melalui Anak-Mu Yesus Kristus, Roti Kehidupan kami. Dan ketika Ia telah memenuhi kami dengan diri-Nya sendiri, kiranya Ia memimpin dan menguatkan kami untuk membawa kepada dunia yang menunggu makanan pendamaian dan sukacita yang hanya Engkau sendiri yang dapat memberikannya secara penuh. Amin.

Author

Write A Comment