Remah Harian

MENDENGARKAN SUARA SANG GEMBALA

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Senin, 22 April 2024, Senin Pekan Paskah IV
Bacaan: Kis 11:1-18Mzm 42:2-3; 43:3,4Yoh 10:1-10.

YOH 10: 3 – 5

Apa yang paling familiar bagi Anda dalam hidup ini? Suara apa yang bergema dalam pikiran Anda hampir sepanjang waktu? Ada banyak pengaruh yang kita terima secara teratur. Ada yang baik dan ada yang tidak baik. Sering kali kita beranggapan dan percaya bahwa banyak “suara” atau pengaruh yang kita temui setiap hari tidak mempengaruhi kita. Kita ditekan oleh suara media, budaya populer, kecintaan akan uang, keinginan untuk diakui dan banyak lagi. Semua itu adalah pengaruh yang kuat dan, percaya atau tidak, semua itu mempengaruhi kita.

Perikope Injil hari ini memberi kita wawasan tentang pergumulan itu dengan menampilkan kontras antara suara Gembala dengan suara orang asing. Domba-domba mudah diajar dan dikondisikan. Mereka mempelajari suara gembala mereka karena sudah menjadi kebiasaan para gembala untuk secara teratur berbicara kepada domba-domba mereka. Setelah domba-domba itu terbiasa dengan suara gembalanya, mereka akan mengikutinya saat ia memanggil.

Demikian juga dengan kita. Kita akan mengikuti suara yang paling kita kenal. Apa pun yang kita tekuni setiap hari akan bertumbuh dalam diri kita dan menarik kita, bahkan tanpa kita sadari, kita mengikutinya.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, “Apa yang paling Anda kenal?” Idealnya, kita memberikan waktu yang cukup untuk Firman Tuhan, mempelajari bahasa, nada, dan suara-Nya. Idealnya, kita mendedikasikan sebagian waktu kita, setiap hari, untuk merenungkan Sabda Tuhan dalam keheningan. Ketika kita melakukan hal ini, kita membangun kebiasaan untuk mendengar Dia berbicara dan kita akan nyaman dan terhibur oleh suara-Nya.

Setelah kebiasaan ini terbentuk di dalam diri kita, akan lebih mudah bagi kita untuk menjalani hari yang sibuk dengan mendengarkan Tuhan kapan pun Dia berbicara. Kita akan segera mengenali bahwa itu adalah Dia dan kita akan mengikutinya.

Renungkanlah hari ini, apa suara yang paling kuat memanggil Anda. Jangan biarkan suara-suara lain di dunia ini menenggelamkan suara Tuhan. Sebaliknya, persiapkanlah diri Anda untuk saat-saat yang Dia pilih untuk berbicara. Dan ketika Dia berbicara, biarkan suara itu menarik perhatian Anda sehingga Anda dapat mengikutinya.

Tuhan, tolonglah saya untuk mengenal dan mencintai suara-Mu yang lembut dalam kehidupan sehari-hari. Kiranya suara itu mengalahkan semua suara lain yang bersaing untuk mendapatkan perhatian saya. Engkaulah satu-satunya Gembala yang menuntun saya pada hidup.

Author

Write A Comment