Sabda Hidup
Senin, 2 Juni 2025, Senin Pekan Paskah VII
Bacaan: Kis. 19:1-8; Mzm. 68:2-3,4-5ac,6-7b; Yoh. 16:29-33.
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
[Yoh 16: 33]
Hari ini kita memasuki minggu terakhir sebelum Pentakosta dan kita diundang untuk mengangkat hati kita. Kenaikan Yesus bukanlah tanda ketidakhadiran-Nya — melainkan melipatgandakan kehadiran-Nya dalam diri kita melalui Roh Kudus. Ini bukanlah waktu untuk bersikap pasif atau menutup hati dalam ketakutan. Tuhan yang Bangkit memanggil kita untuk bangkit, membuka diri kepada Roh Kudus, dan membawa cahaya-Nya ke dalam kegelapan dunia.
Dalam Injil hari ini, kita mendengar kata-kata terakhir Tuhan sebelum sengsara-Nya: “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Betapa lembut namun kuat! Yesus tidak menyangkal bahwa penderitaan akan datang. Dia tidak menjanjikan jalan yang mudah. Tetapi Dia memberi kita sesuatu yang jauh lebih kuat, yakni damai-Nya. Bukan kenyamanan yang sementara, tetapi damai yang mendalam yang berasal dari persatuan dengan Bapa.
Janganlah kita naif. Kita masih hidup di dunia yang terluka oleh perpecahan, perang, keserakahan, dan ketidakadilan. Banyak hati yang lelah. Murid-murid Yesus saat ini masih menghadapi penolakan, kebingungan, bahkan penganiayaan. Tetapi kita tidak sendirian. Roh Kudus menguatkan kita dari dalam, mengingatkan kita bahwa cinta lebih kuat dari kebencian, harapan lebih kuat dari keputusasaan.
Ya, para murid pernah terserak ke pelbagai penjuru karena ketakutan. Mereka berpikir mereka mengerti namun pemahaman mereka dangkal. Tetapi Tuhan, yang sabar dan setia, mengubah keterserakan mereka menjadi pengutusan. Ia mengubah kelemahan mereka menjadi misi.
Dan demikianlah hari ini, kita pun diutus, untuk menjadi pembawa damai, bukan ketakutan; untuk menabur harapan di mana dunia hanya melihat kekalahan. Roh Kudus hidup. Kristus telah menang. Dan tidak ada kegelapan yang dapat mengalahkan cahaya-Nya.
Jangan takut! Dunia belum mengalahkanmu. Sebaliknya, Kristus telah mengalahkannya.
Ya Roh Kudus, terangi dan kuatkanlah aku untuk menghidupi imanku. Amin.
