Remah Harian

BERJALAN BERSAMA YESUS

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Jumat, 21 Februari 2025, Jumat Pekan Biasa VI
Bacaan: Kej. 11:1-9Mzm. 33:10-11,12-13,14-15Mrk. 8:34-9:1

Perjalanan hidup Kristiani bukan hanya tentang percaya kepada Kristus. Seorang Kristen dipanggil berjalan bersama-Nya, mengikuti jalan-Nya, dan mengizinkan kasih karunia-Nya mengubah hidup kita. Injil hari ini mengatakan kepada kita bahwa perjalanan ini terdiri dari tiga langkah utama: menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Dia dengan iman dan kasih. 

Menyangkal diri sendiri adalah langkah pertama. Ini bukan berarti menolak siapa diri saya, melainkan melepaskan kesombongan, kesia-siaan, dan kebutuhan terus-menerus untuk mendapatkan pujian. Kita dipanggil untuk hidup bukan untuk diri kita sendiri tetapi dalam hubungan dengan orang lain, mengorbankan keinginan egoistis demi kasih. Menyangkal diri adalah mengosongkan hati dari kecenderungan untuk ingat diri, membersihkannya dari segala kecenderungan jahat dan kelekatan dengan bantuan Roh Kudus, membiarkan Yesus bertahta dalam hati dan mempersembahkan diri kepada-Nya. Penyerahan hidup kepada Tuhan itu antara lain kita lakukan melalui pelayanan tanpa pamrih dan kasih yang kita lakukan bagi sesama untuk memuliakan Tuhan. Dalam penyangkalan diri inilah kita bertumbuh semakin dekat dengan Kristus, belajar untuk mengasihi seperti Dia mengasihi.

Memikul salib adalah langkah selanjutnya. Sangat mudah untuk menghindari penderitaan, mengharapkan jalan yang lebih mudah, atau bahkan memilih salib yang kita buat sendiri – yang sesuai dengan kenyamanan kita. Tetapi pemuridan yang sejati berarti memikul salib yang diberikan kehidupan kepada kita, mengetahui bahwa melalui salib itu, kita menemukan penebusan. Alih-alih berfokus pada beban yang kita bayangkan atau tenggelam dalam masalah, percayalah bahwa Tuhan hadir dalam penderitaan kita dan Dia akan memikulnya bersama kita. Kita tidak memikul salib sendirian, tetapi kita memukul salib bersama Yesus.

Mengikuti Yesus adalah inti dari kehidupan Kristen. Ini bukan hanya tentang memikul salib tetapi juga tentang berjalan menuju kebangkitan. Ya, jalannya memang sulit, tetapi mereka yang mengikut Kristus akan menyaksikan hal-hal yang luar biasa – anugerah yang bekerja dalam hidup mereka, transformasi hati, dan sukacita hidup bersama Tuhan. Ketika kita menerima salib kita dengan iman, kita menjadi saksi hidup akan kehadiran Allah di dunia.

Tuhan, tolonglah aku untuk menyangkal diriku demi kasih kepada-Mu dan sesama, memikul salin bersama-Mu dan mengikut Engkau dengan hati yang bersukacita. Amin!

Author

Write A Comment