Sabda Hidup
Rabu, 9 Oktober 2024, Rabu Pekan Biasa XXVII
Bacaan: Gal 2:1-2.7-14; Mzm 117:1.2; Luk 11:1-4.
Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya,” [Luk 11: 3]
Dalam Bacaan pertama, Paulus dengan tegas percaya bahwa hukum Yahudi tidak mengikat orang Kristen dan tidak menyesalinya. Terlepas dari latar belakang dan pendidikan Yahudi yang kuat, ia mengalami pengalaman transformatif di mana ia menyadari bahwa Allah memilihnya untuk menyebarkan pesan Anak Allah kepada orang-orang bukan Yahudi. Setelah berkonsultasi dengan Petrus dan Yakobus di Yerusalem, ia diyakinkan dan diteguhkan dalam misinya. Hal ini menjawab pertanyaan tentang orang-orang bukan Yahudi yang tidak terikat untuk mengikuti hukum Yahudi.
Paulus tidak berkata-kata kasar ketika dihadapkan dengan standar ganda dari para rasul. Ia senang bahwa Petrus makan secara terbuka dengan orang-orang Kristen bukan Yahudi di Antiokhia, tetapi kemudian ia tidak melakukan hal yang sama ketika orang-orang Kristen Yahudi tiba dari Yerusalem. Paulus berbicara kepada Petrus tentang kemunafikan ini, menekankan bahwa Hukum Kristus melampaui hukum Yahudi dan menuntut kasih kepada Allah dan sesama.
Saat ini, saat dunia kita ditandai dengan perpecahan, ketidaksetaraan, dan individualisme, doa Bapa Kami mendorong kita untuk bekerja keras mengusahakan perdamaian dan rekonsiliasi.
Ketika kita berdoa untuk “makanan yang secukupnya setiap hari” , doa ini memiliki implikasi yang sangat besar, terutama di zaman yang didominasi oleh materialisme dan kemandirian. Dengan mengulangi doa ini, pada dasarnya kita berjanji kepada Tuhan bahwa kita akan mencukupkan diri dengan apa yang kita miliki saat ini. Hal ini selaras dengan Kitab Amsal, yang menyatakan, “Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku..” (30:8-9)
Mari, kita periksa kulkas kita, lemari pakaian, dan tempat penyimpanan lainnya, barangkali masih ada yang berlebih, yang dapat membuat doa Bapa Kami kehilangan artinya…..
Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan. Amin.
