Remah Harian

BEDA JALUR SATU TUJUAN

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabda Hidup

Selasa 8 Oktober 2024, Selasa Pekan Biasa XXVII
Bacaan: Gal 1:13-24Mzm 139:1-3.13-14ab.14c-15Luk 10:38-42.

Kedua kakak beradik itu berbeda satu sama lain. Yang satu lebih betah di rumah dengan panci dan wajan serta tungku menyala. Yang satu lagi lebih ahli dalam menjadi tuan rumah dan menyambut tamu dengan kehadirannya. Martha sibuk seperti lebah yang mondar-mandir di dapur. Maria yang sejuk bersimpuh di dekat kaki Tamunya, mendengarkan-Nya dengan saksama.

Pada suatu saat, Martha mulai mengeluh. Ia mengeluh bahwa ia tidak mendapatkan bantuan dari saudarinya. Maria, di sisi lain, memainkan perannya sebagai pelayan-menunggu dengan sabar dan memusatkan diri pada perkataan Sang Guru. Marta melakukannya dengan benar. Maria melakukannya juga dengan baik. Pengeluh atau pelayan, keduanya sangat cocok dengan Tuhan. Tuhan mengasihi mereka berdua, karena Dia sungguh-sungguh mengasihi mereka semua, termasuk Lazarus, yang mungkin sedang sibuk dengan pekerjaannya di luar rumah. Anehnya, mereka berdua tidak mengeluh tentang saudaranya.

Dua pilar utama Gereja yang didirikan Kristus, Petrus dan Paulus, sangat berbeda satu sama lain. Petrus bersifat impulsif; sedangkan Paulus lebih reflektif. Keduanya menempuh jalan yang berbeda. Mereka bahkan berselisih paham dan berdebat tentang seberapa banyak keyahudian yang harus “dimasukkan” ke dalam diri seorang pengikut Kristus. Mereka berbeda pendapat; mereka berdebat tentang perbedaan yang sama. Paulus bahkan harus memberikan koreksi kepada Petrus pada suatu saat. Tetapi mereka bersatu dan gigih dalam mengejar Kerajaan yang sama yang telah didirikan oleh Kristus dengan kedatangan-Nya.

Kita, sebagai bangsa, adalah sebuah kelompok yang sulit. Puluhan tahun setelah merdeka, kita masih merindukan persatuan. Kita masih sangat terpecah belah. Namun, ini tidak berarti bahwa kita adalah bangsa yang tidak memiliki harapan. Hari ini, Injil menunjukkan kepada kita jalan. Di antaranya, Injil mengingatkan kita bahwa tidak apa-apa kita berbeda dan memiliki pendapat yang berbeda tentang apa pun dan segala sesuatu. Seperti dalam kasus Marta dan Maria, tidak masalah kita bekerja untuk tujuan yang sama melalui jalur yang berbeda.

Dua jalur. Satu tujuan-satu hal yang diperlukan.

Apakah Anda menerima keunikan Anda? Bagaimana Anda menggunakannya untuk mendekatkan diri kepada Yesus?

Tuhan, Engkau telah menciptakan aku secara unik dengan tujuan yang unik pula. Tolonglah aku untuk setia pada rancangan-Mu dalam hidupku. Amin.

Author

Write A Comment